Thursday, April 2, 2026

Creating liberating content

RDP DPRD Sulsel Ungkap...

POIN, Makassar | Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat dengar pendapat...

Aksi Mahasiswa UNM Minta...

POIN, Makassar  | Ratusan mahasiswa dari Forum Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar...

L-Kompleks Gugat Sejumlah SMAN...

POIN, Makassar | Upaya mewujudkan keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan kembali diuji....

Rapat Panitia SLC Regional...

POIN, Makassar | Panitia Scout Leadership Camp (SLC) Regional 2025 menggelar rapat persiapan...
HomeUncategorizedPERAK Temukan Dugaan...

PERAK Temukan Dugaan Pelanggaran Proyek Pisew di Wajo, Satker Akui Tidak Sesuai Spek

POPIN, Makassar | Ahmad Faisal selaku TAPr Pisew SulSel 1 mewakili Satker Pelaksanaan Pelaksanaan Prasarana dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penjelasan terkait 8 proyek Pisew yang ada di Kabupaten Wajo.

Dalam penyampaiannya kepada awak media, Faisal membenarkan salah satu sorotan dimana terjadi pencampuran pasir tanah pada proyek pekerjaan jalan tersebut.

Namun, dalam pengakuannya itu bukan unsur kesengajaan dimana tanah yang ada di bahu jalan ikut tercampur dengan pasir batu (sirtu).

“Itu di bawahnya kerikil memang terjadi kesalahan dimana tanah yang ada di bahu jalan ikut tercampur,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (01/11/2023).

Faisal juga membeberkan jika bukan satu dua LSM saja yang sudah menyoroti bahkan sudah ada yang lapor hingga kejaksaan.

See also  Danrem 081/DSJ Rawat Gado-Gado Bosbow Agar Semakin Bermanfaat

“Yang menyurat kami sudah jawab tertulis dan pihak kejaksaan kami temani turun ke lapangan Pak melihat langsung pekerjaan yang dimaksud,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan pelaporan LSM PERAK Indonesia, Burhan Salewangang, SH menegaskan jika 8 proyek Pisew di Wajo ini adalah temuan yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

“Ini pekerjaan diswakelolakan dikerjakan lembaga yang ada di desa jadi kami sangat meragukan. Apalagi kalau ternyata kelompok yang mengatasnamakan masyarakat desa tersebut hanya formalitas namun yang eksekusi di lapangan atau penyedia bahan material ternyata sudah disiapkan,” bebernya saat dikonfirmasi, Kamis (02/11/2023).

Selain dugaan menyalahi rencana kerja dan syarat (RKS), Burhan menyayangkan Kepala Satker, PPK dan pihak pengawas yang abai. Bagaimana mungkin katanya, proyek yang menelan anggaran seluruhnya hingga miliaran justru tidak memenuhi standar.

See also  Bangga dan Haru Saat Kasal Sambut Kedatangan Satgas KJK di Belanda

“Satker dan PPK merupakan penanggung jawab dalam hal mutu sebuah proyek, tapi nyatanya PPK diduga ada pembiaran pengerjaan asal jadi, karena fakta di lapangan proyek tersebut jauh dari kualitas,” ketusnya.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar kepolisian maupun kejaksaan menindak tegas para pelaksana, pengawas dan PPK yang diduga kuat ada pembiaran. Pengerjaan proyek juga diduga dikerjakan asal-asalan.

Burhan menyebutkan, proyek pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (pisew) bersumber dari APBN 2023. Proyek tersebut terletak di delapan kecamatan di kabupaten Wajo.

Selanjutnya kata Burhan, timnya melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan sebagai persiapan pelaporan resminya ke penegak hukum.

“Dana yang diduga sebagai aspirasi para anggota dewan di 8 titik kecamatan ini diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Termasuk bahan material yang digunakan diduga tidak merujuk pada standar mutu yang dipersyaratkan,” pungkasnya. (**)

See also  Parah, Diduga Uang Komite Berkedok Sumbangan MAN 2 Makassar Dipakai Beli Mobil

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Newspaper Theme.

Continue reading

RDP DPRD Sulsel Ungkap Dugaan Kekeliruan Hukum dalam PTDH Mantan Kepala SMAN 5

POIN, Makassar | Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak guna membahas polemik pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) mantan Kepala SMAN 5 Makassar, Muhammad Yusran. Rapat tersebut dipimpin oleh Sofyan Syam dari...

Aksi Mahasiswa UNM Minta Pengembalian Prof. Kartajayadi Sebagai Rektor UNM

POIN, Makassar  | Ratusan mahasiswa dari Forum Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Phinisi UNM, Gunung Sari Makassar, Jumat (28/11/2025). Aksi ini dipicu oleh penonaktifan Prof. Kartajayadi yang tengah menjalani proses indisipliner ASN terkait dugaan...

L-Kompleks Gugat Sejumlah SMAN di Makassar ke Komisi Informasi Sulsel

POIN, Makassar | Upaya mewujudkan keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan kembali diuji. Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) melalui sekjend nya menyatakan akan segera mengajukan sengketa informasi ke Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan, setelah belasan Sekolah...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.